Ditinggal pulang kampung, toko ban di Ungaran terbakar
Nasib naas dialami M. Soni (40) warga Karanggede, Kabupaten Boyolali, yang mempunyai usaha toko ban di Jl. Diponegoro Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah itu, pasalnya toko yang baru saja ditinggal pulang beberapa saat, mengalami kebakaran,

Elshinta.com - Nasib naas dialami M. Soni (40) warga Karanggede, Kabupaten Boyolali, yang mempunyai usaha toko ban di Jl. Diponegoro Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah itu, pasalnya toko yang baru saja ditinggal pulang beberapa saat, mengalami kebakaran, Sabtu (11/1/2025) sore.
Kejadian yang diperkirakan terjadi sekitar pukul 16.00 WIB itu selain menghanguskan toko ban Juga menghanguskan sebagian bangunan warung makan yang berada di sisi samping kanan dan kirinya.
"Saat kami perjalanan kembali dari patroli di wilayah Bandungan, kami mendapati ada kebakaran di toko ban samping toko roti Swiss. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, karena saat kejadian pemilik toko ban maupun warung makan tidak ada di lokasi," ungkap Ipda Loeky Kristanto, Kaurmintu Sat Lantas Polres Semarang.
Saksi mata Kasih (59), didampingi anaknya Ryan, pemilik toko kelontong yang berada selang 1 bangunan disamping lokasi kejadian mengatakan, dirinya mengira suara letusan berasal dari ban kendaraan yang meletus, dan setelah dicek teryata ada kepulan asap dari toko ban.
"Saya kira letusan berasal dari ban meletus, karena rumah pinggir jalan. Namun setelah anak saya keluar rumah, ternyata ada kepulan asap dari toko ban," ujarnya.
Hal yang sama juga disampaikan Sholikin (33) yang sehari-hari menjadi juru parkir di toko roti Swiss. Dirinya mengira bahwa suara letusan berasal dari ban meletus.
"Saya kira dari warung milik ibu saya, setelah saya buka pintunya ternyata dari toko ban. Dan yang terbakar dari bagian belakang toko ban," katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Pranoto, Senin (13/1).
Pemilik toko ban sekitar 2 jam sebelum kejadian meninggalkan toko untuk pulang ke Boyolali. Dan setiap Sabtu pemilik toko selalu pulang ke Boyolali.
Dari hasil pemeriksaan awal Personel Polsek Ungaran dan Polres Semarang yang mendatangi lokasi kejadian, kesimpulan awal api berasal dari korsleting listrik pada bagian gudang belakang toko ban. Dan saat kejadian cuaca di lokasi baru saja diguyur hujan lebat.